"Ga' nyangka bisa sampe kayak gini."
Kalimat seperti itu yang sempat mampir di dalam kepala ku. berawal dari perkenalanku dengan seorang perempuan pada tanggal 6 Oktober 2007 di sebuah tempat berkumpulnya anak-anak muda jogja, aku mulai petualanganku untuk ngengenal apa yang orang sering bilang dan ceritakan tentang "Cinta", "Sayang", "Nafsu" & "Ihklas". Jujur aja rada "gimana gitu" kalo ngomongin tentang 3 poin awal di atas, mungkin orang lain juga punya pengalaman yang sama seperti aku.
So, ga' usah lama-lama lagi, langsung aja aku mulai ceritanya.
Malam itu aku dan teman-temanku menghabiskan waktu bersama untuk nongkrong atau sekedar menghabiskan malam dengan berkumpul dan shareing tentang banyak hal. Seperti kebanyakan anak-anak kost di jogja yang masih labil (hahahaa, saok dewasa yang nulis :D), kami pun berencana untuk melanjutkan acara kami malam itu di sebuah cafe yang cukup ternama di jogja.
ya seperti kebanyakan yang dilakukan orang-orang di cafe tersebut kamipun mulai menikmati hentakan musik yang di mainkan oleh home band cafe tersebut dan kebetulan sedang memainkan musik favoritku ,pantulan cahaya berwarna-warni dari dari lampu dan laser yang ada di tempat hibura malam tersebu membuat suasana di dalam cafe tersebut bertambah riuh.
Setelah lumayan asik dan puas menikmati musik akupun kembali duduk di sofa yang sudah kami pesan sebelumnya dan menikmati minuman. Melihat taman-temanku yang masih sibuk dan asik dengan permainan DJ yang sedang memainkan bit musik yang kencang akupun menjadi ingin bergabung lagi bersama mereka. Sesaat aku berdiri tepat di depanku aku melihat seorang wanita dengan gauin oranye dan memakai pita orangye di kepalanya dengan mata yang indah ( Kalo menurut org lain ga' tau deh ). Merasa suka dan tertantang aku pun memperhatikan dia dan berusa untuk berkenalan.
Pertama aku melihat di sekeliling tempat dia berdiri, untuk ngengetahui bersama siapa dia datang, karna di tempat seperti itu bisa berbahaya jika nanti aku berkenalan dengan seorang wanita yang datang bersama pasangannya.
setelah itu aku pun sedikit demi sedikit beranjak mendekati mejanya untuk melihat dia lebih dekat lagi dan memastikan dia memang hanya bersama teman-temanya.
seoalah-olah keinginanku terjawab diapun mendekat kearahku dan kupikir ini waktunya buat berkenalan, dengan PDnya aku ber kata:
A= Aku
G= the Girl
A: Sendiri aja...?
(entah dapat inisiatif dari mana aku mengajukan pertanyaan yang basi seperti itu. hahahhaa)
sukurnya dia menjawab.
G: kenapa-kenapa..??
G: eh.. sorry-sorry sebentar ya...
( dan bodohnya aku ternyata dia mendekat ke mejaku bukan karena dia juga melihat aku melainkan sedang menerima telefon. ("-_-)
aku pun ga' langsung ngejauh hanya bergeser beberapa langkah darinya, berharap setelah dia menerima telfon untuk menghampitiku.
dan ahirnya diapun memasukan kembali ponselnya kedalan tas, tandanya dia sudah selesai dengan urusan telfon2nan.
tapi setelah itu dia bukan menghapiriku melainkan langsung menuju ke mejanya (kalian bayangin aja gaondok ga' rasanya... heewheeww).
Merasa gondok akupun berfikiran untuk pergi dari situ, namun seolah2 pepatah bilang "Gayung bersambut" ehhh ternyata dia balik lagi dan ngomong gini :
G: ehh Sorry-sorry... kenapa tdi..?
ngerasa seneng bgt akupun pasang tampang sok cool dan ngomong:
A: ga' kenapa2 kok cuma mau ngajak kenalan aja. bareng siapa ke sini?
G: oww... bareng teman2... kamu..?
(berarti aman ga' ada cowoknya di sini "dalam fikiranku" hahahahaa..)
A: bareng teman2 juga.
dari sanalah aku memulai perkenalan dan ngobrol banyak dengannya dan mulai bertukaran no ponsel.
karena asiknya kami bicara berdua aku pun mengajak dia dan 2 temanya untuk bergabung di mejaku. lalu kami melanjutkan perkenalan lebih lanjut.
buat kelanjutan ceritanya, tunggu yaa...*
Kalimat seperti itu yang sempat mampir di dalam kepala ku. berawal dari perkenalanku dengan seorang perempuan pada tanggal 6 Oktober 2007 di sebuah tempat berkumpulnya anak-anak muda jogja, aku mulai petualanganku untuk ngengenal apa yang orang sering bilang dan ceritakan tentang "Cinta", "Sayang", "Nafsu" & "Ihklas". Jujur aja rada "gimana gitu" kalo ngomongin tentang 3 poin awal di atas, mungkin orang lain juga punya pengalaman yang sama seperti aku.
So, ga' usah lama-lama lagi, langsung aja aku mulai ceritanya.
Malam itu aku dan teman-temanku menghabiskan waktu bersama untuk nongkrong atau sekedar menghabiskan malam dengan berkumpul dan shareing tentang banyak hal. Seperti kebanyakan anak-anak kost di jogja yang masih labil (hahahaa, saok dewasa yang nulis :D), kami pun berencana untuk melanjutkan acara kami malam itu di sebuah cafe yang cukup ternama di jogja.
ya seperti kebanyakan yang dilakukan orang-orang di cafe tersebut kamipun mulai menikmati hentakan musik yang di mainkan oleh home band cafe tersebut dan kebetulan sedang memainkan musik favoritku ,pantulan cahaya berwarna-warni dari dari lampu dan laser yang ada di tempat hibura malam tersebu membuat suasana di dalam cafe tersebut bertambah riuh.
Setelah lumayan asik dan puas menikmati musik akupun kembali duduk di sofa yang sudah kami pesan sebelumnya dan menikmati minuman. Melihat taman-temanku yang masih sibuk dan asik dengan permainan DJ yang sedang memainkan bit musik yang kencang akupun menjadi ingin bergabung lagi bersama mereka. Sesaat aku berdiri tepat di depanku aku melihat seorang wanita dengan gauin oranye dan memakai pita orangye di kepalanya dengan mata yang indah ( Kalo menurut org lain ga' tau deh ). Merasa suka dan tertantang aku pun memperhatikan dia dan berusa untuk berkenalan.
Pertama aku melihat di sekeliling tempat dia berdiri, untuk ngengetahui bersama siapa dia datang, karna di tempat seperti itu bisa berbahaya jika nanti aku berkenalan dengan seorang wanita yang datang bersama pasangannya.
setelah itu aku pun sedikit demi sedikit beranjak mendekati mejanya untuk melihat dia lebih dekat lagi dan memastikan dia memang hanya bersama teman-temanya.
seoalah-olah keinginanku terjawab diapun mendekat kearahku dan kupikir ini waktunya buat berkenalan, dengan PDnya aku ber kata:
A= Aku
G= the Girl
A: Sendiri aja...?
(entah dapat inisiatif dari mana aku mengajukan pertanyaan yang basi seperti itu. hahahhaa)
sukurnya dia menjawab.
G: kenapa-kenapa..??
G: eh.. sorry-sorry sebentar ya...
( dan bodohnya aku ternyata dia mendekat ke mejaku bukan karena dia juga melihat aku melainkan sedang menerima telefon. ("-_-)
aku pun ga' langsung ngejauh hanya bergeser beberapa langkah darinya, berharap setelah dia menerima telfon untuk menghampitiku.
dan ahirnya diapun memasukan kembali ponselnya kedalan tas, tandanya dia sudah selesai dengan urusan telfon2nan.
tapi setelah itu dia bukan menghapiriku melainkan langsung menuju ke mejanya (kalian bayangin aja gaondok ga' rasanya... heewheeww).
Merasa gondok akupun berfikiran untuk pergi dari situ, namun seolah2 pepatah bilang "Gayung bersambut" ehhh ternyata dia balik lagi dan ngomong gini :
G: ehh Sorry-sorry... kenapa tdi..?
ngerasa seneng bgt akupun pasang tampang sok cool dan ngomong:
A: ga' kenapa2 kok cuma mau ngajak kenalan aja. bareng siapa ke sini?
G: oww... bareng teman2... kamu..?
(berarti aman ga' ada cowoknya di sini "dalam fikiranku" hahahahaa..)
A: bareng teman2 juga.
dari sanalah aku memulai perkenalan dan ngobrol banyak dengannya dan mulai bertukaran no ponsel.
karena asiknya kami bicara berdua aku pun mengajak dia dan 2 temanya untuk bergabung di mejaku. lalu kami melanjutkan perkenalan lebih lanjut.
buat kelanjutan ceritanya, tunggu yaa...*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar